Minggu, 14 Desember 2008

Komunikasi dan Mahasiswa

Hari rabu siang,12 November 2008 pukul 13.00 WIB,saya mengikuti kuliah umum yang dilaksanakan di kampus dan pembicaranya yaitu Dr. Dewi K. Soedarsono .M.S. Beliau memberikan kuliah umum dengan tema Building communication. Selama tiga minggu kedepan beliau akan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa-mahasiswi Institut Manajemen Telkom, khususnya pada prodi S-1 Ilmu Komunikasi.

Pada pertemuan pertama,beliau menyampaikan silsilah komunikasi. Komunikasi adalah suatu pernyataan antar manusia yang menggunakan lambang yang bermakna. Seperti yang tertulis dalam buku ilmu komunikasi suatu pengantar oleh Prof. Deddy Mulyana,M.A., Ph.D.,bahwa “lambang pada dasarnya tidak mempunyai makna,kitalah yang memberi makna pada lambang. Makna sebenarnya ada dalam kepala kita,bukan terletak pada lambang itu sendiri. Kalaupun ada orang yang mengatakan bahwa kata-kata mempunyai makna,yang ia maksudkan sebenarnya bahwa kata-kata itu mandorong kita untuk memberi makna (yang telah disetujui bersama ) terhadap kata-kata itu.”

Perlu diketahui bahwa ketika orang berkomunikasi,melalui telinga kita hanya akan merekam 15% dari seluruh pembicaraan yang kita dengarkan. Sedangkan dengan melihat kita mendapatkan 55%,dan bila menggunakan semua indera kita akan mendapatkan sebuah informasi sebanyak 90%. Definisi komunikasi sendiri,dapat dilihat dari 4 perspektif yaitu, sosiologi, psikologi, antropologi, dan filsafat.

Pada pertemuan kedua,Rabu 19 November 2008,beliau membahas tentang saluran komunikasi atau media komunikasi. Komunikasi dibagi menjadi dua yaitu komunikasi langsung dan tak langsung. Komunikasi langsung dilakukan secara langsung, dengan bertatap muka antara komunikan dengan komunikator. Komunikasi langsung dibagi menjadi dua, personal dan antar personal. Komunikasi personal dapat dibagi lagi menjadi dua yaitu, transcedental dan dengan diri sendiri. Transcedental seperti sembahyang, meditasi, dan berdoa. Sedangkan komunikasi dengan diri sendiri seperti berpikir, melamun, dan mengkhayal.

Komunikasi antar personal di bedakan menjadi dua yaitu komunikasi yang terjadi pada 2,3,4 individu, seperti wawancara, ngobrol, tukar pikiran, dsb. Dan komunikasi yang terjadi pada kelompok. Komunikasi kelompok bisa terjadi pada kelompok besar atau kelompok kecil, tergantung pada komunikatornya sendiri. Komunikasi tak langsung berarti melalui media, bisa melalui media yang non massal seperti internet, buletin, brosur, dan media massal seperti radio, televisi, surat kabar.

Ada beberapa bentuk media komunikasi, media lini atas, media luar ruang, dan media lini bawah. Media lini atas seperti media cetak dan media elektronik. Media luar ruang seperti papan reklame, poster, spanduk, panel bis, dll. Media lini bawah seperti pameran, direct mail, dll. Media yang ada dalam kehidupan manusia sekarang harus diwaspadai. Banyak di jaman sekarang media menjadi sarana komunikasi di masyarakat. Namun, masyarakat harus pintar-pintar memilih dan mencerna informasi yang mereka terima dari media. Karena media tidak murni menampilkan atau menyampaikan informasi. Media menyampaikan informasi atau pesan dengan berbagai makna. Tak sedikit pesan atau informasi yang disampaikan mengandung propaganda.

Pada pertemuan ketiga, ibu Dewi menyampaikan prospek kerja bidang Ilmu komunikasi. Banyak yang beliau paparkan kepada para mahasiswa-mahasiswa tentang prospek kerja bidang komunikasi, seperti pada komunikasi sosial dimana para mahasiswa nantinya akan merambah dunia sosial dalam masyarakat. Dan mereka biasanya akan berkunjung ke pedalaman, berinteraksi dengan masyarakat-masyarakat yang hidup di pedesaan.

Komunikasi organisasi atau manajemen, berkaitan dengan keorganisasian. Bekerja di tempat-tempat seperti LSM. Komunikasi perusahaan, bagaimana mereka menjaga komunikasi yang terjadi di dalam suatu perusahaan, baik dalam lingkup internal maupun eksternal. Lingkup internal perusahaan meliputi struktur organisasi dalam perusahaan, hubungan para pegawai atau karyawan yang ada dalam suatu perusahaan, hubungan karyawan dengan atasan mereka. Lingkup eksternal sendiri, meliputi hubungan perusahaan dengan kliennya, hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar kantor. Tanpa adanya orang komunikasi maka proses kerja tidak dapat berjalan dengan lancar.

Di bidang komunikasi politik, para sarjana komunikasi dibutuhkan selaku orang-orang yang mengerti karakter publik. Sehingga dapat membantu masyarakat menyampaikan aspirasi-aspirasi rakyat kepada pemerintah. Bidang komunikasi Budaya, orang komunikasi juga dibutuhkan. Di jaman sekarang banyak terjadi simpang siur tentang budaya daerah, sehingga apa yang ada di masyarakat sering membuat risih mata. Karena orang tidak mengerti akan budaya. Dibutuhkannya orang komunikasi untuk menjelaskan makna-makna budaya yang sering digunakan oleh masyarakat.

Dalam dunia bisnis, negara kita bekerjasama dengan negara lain, berbagai macam kerjasama telah terjalin dengan para negara tetangga. Diperlukan orang-orang yang bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang berhubungan langsung dengan kepentingan-kepentingan negara kita,maupun negara tetangga. Maka orang yang pandai dalam bidang komunikasi sangat dibutuhkan. Di bidang Teknologi pun diperlukan orang-orang komunikasi, untuk menjelaskan bagaimana sistem kerja suatu alat atau teknologi kepada para karyawan atau publik dengan bahasa yang dapat mereka mengerti.

Di bidang marketing atau penjualan yang ada disuatu perusahaan juga diperlukan orang komunikasi yang dapat menjelaskan produk yang dihasilkan suatu perusahaan kepada masyarakat atau konsumen. Karena keuntungan dari proses jual-beli harus terjadi di kedua belah pihak, yaitu kepada si penjual dan si pembeli. Bagaimana penjual mengkomunikasikan produknya sehingga tepat guna terhadap si pembeli, bila proses ini terjadi maka kedua belah pihak akan sama-sama diuntungkan.

Pekerjaan dapat menjadi menyenangkan apabila kita dalam bekerja mempunyai motivasi. Motivasi merupakan kemauan seseorang untuk berusaha dengan seoptimal mungkin demi mencapai tujuan yaitu untuk memenuhi kebutuhannya. Beliau juga menyampaikan teori motivasi dari Abraham Maslow, motivasi yang dimiliki oleh manusia berhubungan dengan psycological needs (makan, minum, sex, penghasilan), self actualization needs (mempunyai prestasi tertentu, senang dengan tantangan), love needs (kebersamaan dalam bekerja), safety needs (kestabilan dalam bekerja, pensiunan,dll), esteem needs (status dalam pekerjaan).

Kehadiran beliau dalam memberikan kuliah umum dengan tema building communication ini sangat membantu para mahasiswa membuka wawasan tentang ilmu komunikasi, sehingga mereka dapat memanfaatkan masa kuliah mereka untuk hal-hal yang benar-benar akan menunjang masa depan mereka. Sehingga mereka dapat menentukan jauh-jauh hari akan dan mau menjadi apa mereka nantinya, dan mereka dapat meraih kesuksesan dengan mudah.

2 komentar:

chiwi,, mengatakan...

ilmmuu
komunikassiii,,
ilmu komunikasii itu pentingg,,

miss curly geeitaa mengatakan...

waa ,, banyak bgd yaa manfaat ikom ,,
haduu ,,ga sala plih jurusan nii aq ,,
hehehe ,,